Satu titik entah dimana
Ingatan tentang rasa itu ada
Mengendap. Mengkristal
Kini ia hadir menyapa
Tak lagi menyakitkan
Lalu kemudian apa?
Toh tak mungkin kini menghadirkannya
Maka ia kembali ke tempatnya semula
Di sana
Satu titik entah dimana
Ia selalu ada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar